MediaNusantaraNew.Com
Jakarta — DPRD DKI Jakarta meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah tegas terhadap dugaan praktik prostitusi anak yang disebut marak terjadi di kawasan Lokasari. Desakan tersebut muncul setelah masyarakat menyampaikan keresahan atas dugaan eksploitasi anak di bawah umur yang terjadi di area publik setempat.
Perhatian publik meningkat usai beredarnya sejumlah video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas mencurigakan yang diduga melibatkan anak-anak di kawasan tersebut. Kondisi itu memicu kekhawatiran warga mengenai lemahnya pengawasan serta perlindungan terhadap anak di lingkungan perkotaan.
Anggota legislatif menilai bahwa praktik semacam ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai hak-hak anak yang seharusnya mendapat perlindungan penuh dari negara. Karena itu, aparat diminta memperkuat patroli rutin, pengawasan malam hari, serta koordinasi lintas instansi guna mencegah terulangnya kasus serupa.
Selain penindakan hukum, DPRD juga mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan edukasi masyarakat dan memperkuat program perlindungan sosial bagi anak-anak yang rentan menjadi korban eksploitasi. Seluruh pihak yang terbukti terlibat, baik pelaku lapangan maupun pihak yang mengambil keuntungan dari praktik tersebut, diminta dijatuhi sanksi berat agar menimbulkan efek jera.
Masyarakat pun diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi tindak eksploitasi atau kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar.
(Tim Redaksi)











