Gudang BBM Diduga Ilegal di Candimas Natar Resah kan Warga, Aktivitas Tangki 5.000 Liter Disorot

Berita, Daerah, Lampung28 Dilihat

MediaNusantaraNew.Com
Lampung Selatan, — Masyarakat Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, mengeluhkan adanya aktivitas sebuah gudang bahan bakar minyak (BBM) yang diduga ilegal dan berlokasi tepat di depan Sekolah EIBOS Natar.

Berdasarkan keterangan warga setempat, aktivitas di gudang tersebut terpantau cukup intens dengan keluar masuk kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, yang berlangsung hampir setiap hari.

Salah satu warga berinisial HY menyampaikan bahwa selain kendaraan umum, juga kerap terlihat mobil tangki berwarna merah putih dengan kapasitas sekitar 5.000 liter yang keluar masuk lokasi, bahkan pada siang dan malam hari.

“Ke gudang itu banyak kendaraan yang masuk baik motor maupun mobil. Yang lebih parah, sering ada mobil tangki merah putih ukuran sekitar 5.000 liter siang malam masuk ke gudang itu,” ujar HY.

Informasi tambahan diperoleh dari warga lain berinisial AY yang tinggal di sekitar lokasi. Ia menyebut bahwa gudang tersebut diduga dimiliki oleh seorang warga sipil yang dikenal dengan nama Dian.

AY juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa individu yang diduga menjaga gudang tersebut, di antaranya berinisial Darwin yang disebut berasal dari unsur Angkatan Darat, serta Aden yang dikaitkan dengan Angkatan Laut (Marinir).

Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak yang disebut sebagai pemilik gudang melalui nomor telepon yang bersangkutan. Namun hingga siaran pers ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi meskipun pesan telah terkirim.

Keberadaan gudang BBM yang diduga ilegal tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, mengingat lokasinya yang berada di dekat fasilitas pendidikan. Warga berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan penelusuran dan penindakan guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. [ Tim Redaksi ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *